HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU SELAMA KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI DESA CIBUNAR KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT

Sumarni Sumarni, Lina Marlina

Sari


Penyebab kematian bayi di Indonesia adalah BBLR 29 persen, asfiksia 27 persen, tetanus 10 persen, infeksi 5 persen, gangguan hematologik 6 persen, masalah pemberian makan 10 persen, dan lain lain 13 persen. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan rangking pertama penyebab tingginya angka kematian bayi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya BBLR, diantaranya yaitu : faktor ibu, faktor kehamilan, faktor janin. Pertumbuhan dan perkembangan kesehatan bayi serta berat badan bayi saat lahir dipengaruhi oleh status kesehatan ibu selama hamil dan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional, dengan instrumen penelitian menggunakan lembar isian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu melahirkan yang berdomisili di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Bulan Nopember 2018 sampai Oktober 2019 sebanyak 144 orang. Tehnik pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan purposive sampling. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan berat badan ibu selama kehamilan di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut sebagian besar termasuk kategori normal, Berat Badan Bayi Lahir di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut sebagian besar termasuk kategori normal dan ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir (r value = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir (r value = 0,000).


Kata Kunci


Kenaikan berat badan, berat badan bayi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Almatsier, S. (2016). Prinsip Ilmu Gizi Dasar. In PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Dahro, A. (2012). Psikologi Kebinanan analisis perilaku wanita untuk kesehatan. In Salemba Medika, Jakarta.

Hartati, N. N., Surinati, I. D. A. K., & Pradnyaningrum, N. N. D. V. (2018). Preeklampsia dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada Ibu Bersalin. Gema Keperawatan.

Kemenkes RI. (2017). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. In Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017.

Marie, C. (1997). Buku Pedoman Diet Dan Nutrisi (II). Hipokrates.

Mileiva, S., Palupi, N. S., & Kusnandar, F. (2017). Evaluasi Mutu Cookies Garut yang Digunakan pada Program Pemberian Makanan Tambahan ( PTM ) untuk Ibu Hamil. Jurnal Mutu Pangan.

Organization, W. H. (2005). Make every Mother and Child Count. The Greatest Risks to Life are in its Beginning. Geneva: WHO. The World Health Report 2005.

Pudjiadi. (2003). Ilmu Gizi Klinis pada Anak. Balai Penerbit FKUI.

Puspita, I. M. (2019). HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) IBU PRAHAMIL DAN KENAIKAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI RSUD DR. M. SOEWANDHIE SURABAYA. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram. https://doi.org/10.31764/mj.v4i2.946

Saifuddin, A. (2002). Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sitorus, R. (1999). Pedoman Perawatan Kesehatan Ibu dan Janin SelamaKehamilan. CV. Pionir Jaya.

Soetjiningsih. (1999). Kesehatan ibu hamil. Balai Penerbit FKUI.

Tara. (2001). Buku Pintar Kesehatan Kehamilan. Ladang Pustaka.

Wiknjosastro, I. K. (2007). Ilmu Kebidanan. , Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Zulhaida. (2009). Buku Pintar Kesehatan Kehamilan. Ladang Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.54440/jmk.v5i1.118

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

VISITOR Web Analytics View My Stats