PENGARUH PEMBERIAN INHALASI MINYAK ANGIN AROMA TERAPI CITRUS LEMON TERHADAP PENGURANGAN EMESIS IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKAJANG KABUPATEN GARUT
Sari
Emesis Gravidarum terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala lain menjadi berat. Hasil presurvey yang dilakukan pada tanggal 18 juli 2017 di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Ciakajang Garut didapat data pada bulan juni 2017 terdapat 131 orang ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya, dari 131 orang ibu hamil yang disurvei 67 diantaranya mengalami emesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inhalasi minyak angin aromaterapi citrus lemon terhadap emesis pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Ciakajang Garut. Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 67 ibu hamil yang mengalami emesis, pengambilan sampling dengan menggunakan total sampling sebanyak 67 ibu hamil. Data dalam penelitian ini data primer penelitian langsung terhadap ibu hamil. Analisis data yang digunakan pre-test dan post-test. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada ibu hamil di Puskesmas DTP Cikajang Kabupaten Garut tahun 2017 menunjukkan bahwa ada pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap emesis pada kelompok ibu hamil dengan nilai P-Value 0.000˂0.05. Oleh karena itu bagi masyarakat (ibu hamil) yang mengalami emesis dapat menerapkan pengobatan herbal dengan aromaterapi yang tepat untuk menurunkan gejala emesis salah satunya menggunakan lemon inhalasi aromaterapi agar dapat mengurangi emesis sehingga mengurangi seringnya penggunaan farmakologi yang begitu banyak efek sampingnya.
Kata kunci : Inhalasi minyak angin aromaterapi lemon, penurunan emesis pada kehamilan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anonim, (2010) Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
Astriani, Ratna DP, Herlina A, (2015). Pengaruh Lemon Inhalasi Aromatherapy Terhadap mual pada kehamilan Reproduksi di Kota Lampung. Jurnal Kebidanan, Vol I/III Hal 143-147.
Davis M, (2004).Nausea and Vomiting of Pregnancy : an Evidence Based Review. Jurnal Perinat Neonatal Nurse :hal 312-328. Diakses pada tanggal 11 April 2016. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15646303.
Dinkes Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, (2015). Kandungan dan manfaat lemon untuk kesehatan. http://jabar.go.id/kandungan-dan-manfaat-lemon-untuk-kesehatan/; diakses 11 Agustus 2015.
Dinty, Dewi YS, Marlida UM, (2016) pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap morning sickness, Jurnal kebidanan, Vol II/III, Juli 2016 hal : 115-120
Elva Dwi, (2010). Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan Emesis Gravidarum. Bandar Lampung : diakses 25 Agustus 2016.
Khoensoemardiyah, (2009). Pengertian aromaterapi. Tersedia dalam: http://dominique122.blogspot.co.id/2015/04/aromaterapi.html : diakses : 26 Desember 2016.
Notoatmodjo, S., (2002) Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi. Rineka Cipta, Jakarta.
Nugroho, (2009). Mual Muntah Pada Ibu Hamil. http//www.sehat bersama.co.id. diakses tanggal 1 April 2016.
Price, Shirley (1996). Aromaterapi Bagi Profesi Kesehatan. Diterjemahkan Oleh Andry Hartono. Jakarta.
Rukiyah, Ai Yeyeh. (2009). Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) TIM. Trans Info Media, Jakarta.
Saifuddin, Abdul Bari., Rachimdhadi., Trijatmo & Wiknjosastro, Hanifa. (2008). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawihardjo. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo, Jakarta.
Santi, Dwi Rukmana, (2013) pengaruh Aromatherapi Blended Peppermint dan Ginger Oil terhadap Rasa Mual Reproduksi di Tuban, Jurnal Kebidanan, Hal 52-55.
Saryono, (2010), Metodologi Penelitian Kebidanan, Mutia Medika, Yogyakarta.
Sarwono Prawihardjo, (2009). Ilmu Kebidanan. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo, Jakarta.
Sarwono Prawihardjo. (2011). Ilmu Kebidanan. PT. Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo, Jakarta..
Summet Sharma, (2012). Aromatherapy, Jakarta.
Walyani, Elisabeth, (2015). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Pustakabarupress, Yogyakarta.
Wulandari (2015). Psikologis pada kehamilan, Yogyakarta.
Yolanda Serly, (2017). Pengaruh Aromatherapi Lemon Terhadap Intensitas Mual dan Muntah Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menajalani Hemodialisa di RSUD Ambarawa. Hal: 3 Diakses: 27 Januari 2017.
Yulianeu, Aneu .(2016). Penelitian Operasional. Penerbit : LPPM STMIK DCI
Yulianeu, Aneu. Nina Mardiana. (2015). Sistem Pakar Penentu Makanan Pendamping Air Susu Ibu Pada Bayi Usia 6 Bulan Sampai 12 Bulan Menggunakan Metode Forward Chaining. Jurnal Jutekin Vol.3 No.2 Tahun 2015. LPPM STMIK DCI
DOI: https://doi.org/10.54440/jmk.v1i1.4
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
VISITOR View My Stats






